Pegangan (Grip) Dasar Dalam Tenis Lapangan
Pegangan dasar dalam tennis lapangan ada beberapa macam yaitu Eastern grip, Continental grip, Western grip. Pegangan yang paling sering digunakan untuk pukulan forehand adalah pegangan Western grip.
- Eastern Grip
Grip ini sering disebut sebagai pegangan jabat tangan, dapat dicoba dengan memulai dari leher raket seperti menjabat tangan lalu turun ke ujung gagang raket. Pegangan ini dapat memberikan variasi pukulan yang lengkap, baik spin, slice, ataupun flat. Grip ini sesuai untuk pemain yang mengandalkan permainan volley di depan net karena dapat dengan mudah menyesuaikan grip untuk pukulan volley. Sedangkan kekurangannya yaitu untuk menghadapi bola topspin yang bersifat parabolic.
- Continental Grip
Grip ini merupakan grip klasik yang selalu digunakan pemain tennis jaman dahulu dengan posisi tangan berada tepat di atas gagang raket dan posisi pangkal telunjuk berada disudut 1 (untuk pemain dominant tangan kanan) dan di sudut 4 (untuk pemain dominant tangan kiri)grip ini digunakan oleh pemain dengan tipe service volley dan cocok untuk lapangan yang cepat seperti rumput. Saat ini pegangan ini tidak banyak yanbg menggunakan karena tempo permainan yang semakin cepat. Hal ini dikarenakan pegangan ini hanya bisa digunakan untuk pukulan flat atau slice dan sulit untuk pukulan spin.
- Western Grip
Grip ini merupakkan grip yang ekstrim digunakan untuk memproduksi pukulan spin, karena cara memegangnya seperti memegang gagang wajan atau panic masakan dengan menempatkan posisi pangkal telunjuk pada sisi bawah dari gagang raket. Arah bola dari pukulan ini dapat melambung di atas net dan turun menurut garis parabolic yang ekstrim. Grip ini sangat nyaman untuk mengantisipasi bola-bola tinggi yang biasanya terjadi di lapangan tanh liat, tapi pegangan ini tidak bisa dipakai untuk pukulan flat serta slice.
Ready Position (posisi siap)
Stance (posisi berdiri)
Ketika memukul bola juga harus diperhatikan cara berdiri dari setiap pukulan. Ada 3 jenis stance dalam tennis yaitu:
- close stance (tertutup): posisi kaki kiri menyilang di depan kaki kanan
- square stance (netral)
- open stance (terbuka) : posisi kaki bisa dikatakan hampir sejajar
Pukulan Forehand
- Mengatur posisi badan untuk memukul bola dimulai dengan kedua kaki (mengatur posisi stance) sambil mengayunkan raket ke belakang dan memposisikan diri pararel dari gerakan bola.
- Ketika bola memasuki zona pukulan yang dikehendaki ayunkan raket dengan natural hingga mencapai titik kontak antara bola dengan raket.
- Ketika terjadi kontak usahakan bola berada di sweetspot raket untuk mencapai kesempurnaan pada pukulan
- Setelah terjadi kontak, lakukan followthrough dengan cara raket tetap diayunkan hingga melintasi badan (kea rah pundak kiri) jangan lupa untuk tetap menggerakkan atau mengayunkan kaki, hal ini sangat membantu dalam memukul bola.
.ajari akuh tennis ..
. ^^ .