mekanisme pertahanan diri

29 11 2009

MEKANISME PERTAHANAN DIRI
(
DEFEND MECHANISM)

Suatu bentuk penyelesaian masalah dengan melarikan diri dari tanggung jawab yang semestinya dihadapi, dengan bermacam-macam dalih atau alasan.

John D. Lawther (1959) menyebut mekanisme pertahanan diri sebagai:

“Kedok yang menyembunyikan perasaan-perasaan yang sebenarnya”.

BENTUK-BENTUK MEKANISME PERTAHANAN DIRI

PROYEKSI

Memangkiri tanggung jawab dengan melimpahkan pada orang lain / benda lain.

CONTOH:

Seorang kiper gagal menangkap bola dengan mengatakan penglihatannya terhalang oleh teman lain atau lapangan tidak rata sehingga bola mental tidak terkontrol.

BENTUK-BENTUK MEKANISME PERTAHANAN DIRI

DISPLACEMENT = PEMINDAHAN

Pemindahan perasaan, sikap kepada orang lain.

CONTOH:

Atlet yang selalu dimarahi oleh orang tua akan menampakkan sikap benci.

MAKA:

Kebencian tersebut akan ditampakkan kepada siapa saja yang mempunyai fungsi seperti orang tuanya. Misalnya: pelatih, guru, pembina dll.

RASIONALISASI

Memberikan alasan-alasan yang masuk akal dan dapat diterima umum dengan tujuan menghindarkan diri dari tanggung jawab.

CONTOH:

Pelatih yang tim / atletnya kalah mengatakan, pertandingan tersebut hanya mencari pengalaman, pertandingan tersebut hanya untuk latihan mental dsb.

KOMPENSASI

Melebih-lebihkan suatu aktivitas, karena gagal dalam aktivitas lain.

CONTOH:

Seorang yang tak pernah berhasil / gagal sebagai pemain sepakbola, mencurahkan segala perhatiannya pada atletik sampai menjadi juara lari.

Dua macam kompensasi: – positif

– negatif

REPRESI: Berusaha menekan alam bawah sadar, sehingga seolah-olah tidak terjadi apa2.

SANGKALAN / DENIAL: Berusaha mengingat kejadian yang tidak sesuai dengan kenyataan. Contoh: Seorg bpk kehilangan anaknya, tetapi bpk tsb tetap membersihkan kamar n baju, seolah-olah anaknya tsb msh hidup.

HAL NEGATIF TENTANG PENGGUNAAN MEKANISME PERTAHANAN DIRI

Tidak pernah belajar dari kenyataan, sehingga usaha untuk mengevaluasi dan menganalisa sebab-sebab dari kegagalannya tidak pernah akan dilakukan.

About these ads

Aksi

Information

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: