belajar motorik

15 11 2009

Pengaruh Kondisi Ibu Terhadap Perkembangan Janin

  1. Usia ibu ketika hamil. Usia yang rentan terhadap kelainan kehamilan adalah usia remaja atau usia di atas 30 tahun. Kelahiran premature pada umumnya terjadi pada anak usia remaja. Hal tersebut dapat terjadi karena kurang matangnya organ reproduksi, gizi buruk, kurang perawatan selama periode prakelahiran, atau karena kondisi ekonomi-sosial yang rendah. Sedangkan pada ibu yang berusia di atas 30 tahun kadang-kadang dapat menimbulkan down syndrome, yaitu keterbelakangan mental.
  2. Status gizi. Kondisi gizi ibu yang sedang hamil dan menyusui dapat mempengaruhi kondisi bayi. Gizi buruk pada ibu dapat mengakibatkan berat badan bayi rendah, kurang vitalitas, lahir premature, atau mungkin meninggal.
  3. Keadaan dan ketegangan emosional ibu. Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang cemas cenderung menangis lebih banyak sebelum diberi makan dan lebih aktif dibandingkan bayi yang dilahirkan oleh ibu yang kurang cemas. Bayi yang lahir melalui proses kelahiran yang cukup lama akan mengalami kelambatan penyesuaian diri dengan lingkungan serta lebih mudah marah.
  4. Konsumsi obat-obatan. Obat-obatan, alkohol, rokok yang dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil dapat mempengaruhi kesempurnaan janin (cacat fisik janin, keterbelakangan mental, atau menyebabkan kematian janin dan bayi).
  5. Faktor lingkungan. Polusi udara akibat gas buang yang semakin pekat dari kendaraan bermotor, zat-zat yang terdapat pada cat dinding, atau zat-zat yang berasal dari limbah dapat menyebabkan keterbelakangan mental pada janin atau bayi, kelahiran prematur, mengalami gangguan visual serta memori jangka pendek.

Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Individu

1. Keluarga Sebagai Lembaga Pendidikan Pertama dan Utama Baca entri selengkapnya »








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.